Asing

Standard

Mereka sang pemilik pemikiran hebat, ide liar, biasanya berakhir terasing

Pun mereka yang mencapai level ruhiyah tak ternalar, pada akhirnya mendapati dirinya terasing
Tidak oleh manusia, tapi dunia

Bukankah tujuan akhir setiap manusia, adalah menjadi terasing?

Dan coba bedakan rasanya

Dengan segala riuh palsu, yang menjadikanmu asing

Dengan dirimu sendiri.

Setia

Standard

Kalau kamu setia sama Gusti Allah, maka akan diberi kelimpahan – kelimpahan dalam hidupmu.

– Cak Nun

Lagi – lagi, jiwa yang gelisah dan tersesat ini terganggu. Ada begitu banyak petunjuk, yang terbaca. Tapi,
Sebegini sulitkah untuk menjadi setia?

Gadis Hujan

Standard

Gadis hujan, gumamnya, tersenyum.

Bisa jadi kau akan singgah

Dan menyadari rasanya ada yang tak asing

Menyadari kau diingat

Lalu kau menerka apa yang telah terjadi

Menerka seberapa murahannya aku

***

Aku

Hanya rindu pada drama romantika

Gelak di tengah hujan

Tatapan yang begitu lembut

Puisi cinta yang konyol

Atau harmoni musik Melody of You

Aku 

Hanya rindu si remeh temeh itu

Dan begitu cemburu

Pada kesibukannya yang membelenggu

Standard

Maka bersamai aku

Dalam perjalanan yang kita tak tahu dimana ujungnya

Dan

Sesekali mari menepi

Mencari Indomaret terdekat

Atau masjid, untuk melabur penat

Menjadi Asing

Standard

Dunia itu bising

Keramaian

Kesibukan

Gelak tawa

Hingar bingar

Terus menerus

Tak berjeda

Terus menerus

Hingga lupa

Lupa akan tujuan utama

Yang hening

Senyap

Tanpa terlelap

Pada rintih

Do’a do’a yang khusyu’

Hingga kemudian, terasing.

23.39

Standard

Sejatinya Tuhan telah menciptakan berbagai analogi dalam hidup

Dan malam ini, kusadari

Gelap mencipta mata yang terbuka lebar

     Mencari – cari cahaya.

Malam mencipta waktu yang intim

     Untuk bercumbu dengan ide dan pikiran yang luar biasa

Dan ijinkan hamba mengulangi

     Gelap mencipta mata yang terbuka lebar

Mencari – cari cahaya.