Koma. 

Standard

Tak mengapa lelah

Tak mengapa menangis

Tak mengapa untuk mengambil jeda 

Tuhan katakan sendiri,  manusia diciptakan

lemah

Karena lemah menggenapi Sang Kokoh

Tak mengapa

Dan semoga syukur segera menghinggapi. 


(Kepada siapapun yang memilih untuk tak berhenti.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s